Archive for February, 2009

Monday, February 23rd, 2009

Mata matiku minta mutu
  Muka kakuku kini batu
    Maka aku terpalu
      Maka aku terlalu
        Mana aku?
          Mati mau…

Sang Hikmat bertanya,

Tuesday, February 10th, 2009

Sang Hikmat bertanya,
dimana dia yang kau ambil dalam hatimu?

Disana, dia disana…
di tempat yang tak lagi terjangkau oleh tanganku
di sudut yang tak lagi terlihat oleh mataku
disana dia,
dibuai manis entah angin dari mana, angin yang datang dan pergi tanpa bertanya padaku
dibelai perlahan oleh harumnya wangi tubuh nirwana lain yang beku
 
Sang Hikmat bertanya,
lalu apa yang kau lakukan disini?

Lekam [...]

nya…

Friday, February 6th, 2009

Pagi ini udara tampak begitu bersahabat. Hangat, dan aku teringat pada cintaku…
Aku merindukanmu!
Sudah lama aku tidak bernyanyi untuknya, menarik perhatiannya dengan semua tingkahku yang (aku akui) sedikit aneh. Teringat kala dimana dengan bebas aku berteriak dihadapannya hanya untuk menyatakan bahwa aku sangat mencintainya. Bahkan aku berani melompat hanya untuk memeluknya.
Ah, aku sungguh mencintaimu…
Sudah kususun lagu [...]

Sepenggal kisah di hari kamis

Wednesday, February 4th, 2009

Hari ini cukup lelah,
mata sedikit terkatup walau sudah berusaha keras membukanya lebar, sedangkan pundak serasa ditindih pikul berat bapak tani di cikaso. Ingin pulang merebah diri sambil membiarkan angan melayang sebentar keluar dari keteraturan yang ada, sayangnya diri sudah terlalu lama menyadari bahwa hidup memang tidak lagi tentang ku dan ku.
Jadi ingin sekali kembali berhati [...]